Langsung ke konten utama

Mengenal Rindu Lebih Dekat

Mengenal Rindu Lebih Dekat

Oleh: daisylea


Rindu selalu berkaitan dengan jarak, intensitas pertemuan, dan kedekatan hubungan. Eitss... Tunggu dulu, ga semua yang berkaitan dengan rindu harus untuk pasangan yaa kepada Allah wajib dong. Hehehe..

Rindu sebenarnya memberikan nikmat, lho. Mau tahu ga nikmat apa? Hehehe...

Yap, Nikmat itu yakni memantaskan. Perbaikan diri lagi, lagi, dan terus. Ingatkan bahwa seorang manusia tidak luput dari kekurangan, salah, bahkan dosa maka jawabnya pun akan tetap sama yakni memantaskan dirimu sendiri. Tujuannya pun bisa dikatakan relatif. Entah untuk dirimu sendiri, orang tua, kerabat, pasangan, bahkan Allah SWT.

Koreksi kembali kekuranganmu. Ingat yaa ga usah sampai insecure, percaya aja bahwa kamu mampu, kamu bisa. Tenang rejeki sudah ada yang atur.

Nikmat rindu itu sebenarnya berkaitan dengan jiwamu, akhlakmu, bahkan ibadahmu. Bukan untuk menjadi sombong yaa, awas hati-hati. Jangan, sampai berlebihan. Semua ada batasan. Sewajarnya saja, plus semampumu saja. Jangan dipaksa apalagi digunakan untuk hal-hal yang salah. Resikonya pun juga sangat besar.

Intinya, berkat rindu kamu bisa belajar bahwa memantaskan sangat diperlukan. Selain itu, dapat melatih pendewasaan pola pikir seseorang. Jadi, ketika kalian sudah bisa bertemu, tentu kalian dapat bercerita mengenai pengalamanmu dengan semua orang yang dirindukan, bukan?

Iyaaa dong. Hehehe..

 

@daisylea___

Klaten, 1 Juli 2020

 

#Rindu

#MuhasabahDiriDulu

#InspiratorMuslimah

#MujahidahWriter


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sukma Pasti Kembali

Sukma Pasti Kembali Oleh: @daisylea__ Raga punya rasa lelah. Sudah menjadi kewajiban bagi raga untuk kembali kepada sang Pencipta.  Lantas, bagaimana dengan Sukma? Mengikhlaskan atau merindukan? Keduanya sama-sama memiliki makna yang mendalam. Sama-sama berat untuk dilaksanakan. Tak jarang orang-orang juga lemah dalam menghadapi kematian, kehilangan, dan mengikhlaskan. Ada rasa pilu, sesak, bahkan terluka. Tetapi, memang seperti itulah fase kehidupan manusia. Berawal kematian dan berakhir kematian.  Tak perlu seperti itu, aku percaya kamu mampu. Mengatakan memanglah lebih mudah dari melaksanakan. Akan tetapi, suatu pemikiran baru bisa mempengaruhi perilaku.  Mencoba terbuka kembali. Perbaiki lukamu. Hatimu perlu kebahagiaan untuk menjalani guncangan bumi.  Yakinlah, bahwa dirimu akan bersama dengannya di alam abadi. Hatimu dan seluruh ummat in Syaa Allah akan menggema di angkasa. Bertemu kembali di Jannah-Nya. Kekal abadi menyerukan kebahagiaan yang pernah tertahan w...

Mengabdikan Raga Demi Bumi Pertiwi

Mengabdikan Raga Demi Bumi Pertiwi Oleh: @daisylea__ Kaya nan permai layaknya memadu kasih. Alam bak surga, memanjakan pandangan. Hamparan lautan yang membentang memberikan kerinduan yang sangat mendalam.  Semesta elok, milik Nusantara. Hati memandang takjub. Kekayaan melimpah ruah tiada tara. Allah berikan secara percuma untuk negeri tercinta.  "Sudahkah, kau mensyukuri nikmat ini?" Layaknya TNI Polri yang mengabdikan diri demi bumi pertiwi. Raga ini juga turut andil dalam melestarikan budaya yang dimiliki. Memperkaya ilmu pengetahuan dalam mengembangkan teknologi, seolah menjadi kewajiban bagi penerus generasi.  Semangat untuk penerus bangsa. Perkembanganmu sangat dibutuhkan oleh negara. Mengoptimalkan kekayaan alam menjadi prioritas masa depan. Pengembangan sumber daya manusia seolah selaras dengan keadaan.  Majulah wahai, penerus kebanggaan. Ukirlah namamu sebagai ajang peradaban. Percayalah, bahwa dirimu akan menang. Ayu Ambarwati Kusumaningtyas Klaten, 29 Juli ...

Penggemar dalam Diam

Penggemar dalam Diam Oleh: @daisylea__ Sebatas sewajarnya saja. Mengagumi ciptaan Rabb-Nya memang tak salah. Namun bisa dipahami setiap perjalanan membutuhkan waktu yang lama untuk memahami seseorang. Bisa dikatakan baik buruknya pengaruh yang signifikan dapat memberikan dampak pada pola pikir orang.  Tak ingin pemikiran buruk. Namun, ingin mengingatkan pemikiran kebaikan. Mengajak ke perkara yang memberikan pahala yang melimpah. Pentingnya memilih perbuatan menentukan jalan terbaik untuk menunaikan rangkaian kebaikan. Menyaring kembali budaya-budaya yang memasuki raga agar tak terjerumus ke dalam kemungkaran.  Dalam menyederhanakan makna kata budaya berupa kebiasaan baik buruk dalam lingkup sempit maupun luas. Konsep ini yang menjadi pondasi seseorang agar tak terpengaruh oleh kesenangan semata. Perlu dikaji ulang manfaatnya agar tidak sia-sia dalam menerima berbagai budaya. Layaknya kami, ummat muslim yang mengidolakan Baginda Rasulullah Muhammad Shallallahu  'Alaihi Wa...